-->
×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

PT Laras Internusa Dukung Penuntasan Kemiskinan dan Stunting di Pasaman Barat

Selasa, 03 Maret 2026 | Maret 03, 2026 WIB Last Updated 2026-03-03T06:38:26Z

Dok. Pasaman post 
Media cetak dan digital 

PT Laras Internusa Dukung Penuntasan Kemiskinan dan Stunting di Pasaman Barat




Pasaman Barat - Pasaman post.com |
Komitmen percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem dan penurunan angka stunting di Pasaman Barat kembali mendapat dukungan nyata dari sektor swasta.(03/03/2026)

Melalui sinergi yang kuat bersama Pemerintah Daerah, PT Laras Internusa (PT LIN) merealisasikan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP/CSR) Tahun 2025 yang menyasar langsung masyarakat di wilayah operasional perusahaan.


PT lin Laras Internusa 

Program ini menjadi bagian dari langkah strategis mendukung agenda nasional dalam menekan angka kemiskinan ekstrem serta percepatan penanganan stunting, khususnya di daerah-daerah prioritas.

Sinergi dengan Pemerintah Daerah
Penyaluran bantuan diterima oleh tim terpadu melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda/Bappeda) Pasaman Barat.

Mekanisme ini bertujuan memastikan bantuan tepat sasaran, mengacu pada basis data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

Penyerahan bantuan secara simbolis diterima langsung oleh Kepala Bappelitbangda Pasaman Barat, Drs. Joni Hendri, M.Si, diberikan oleh jajaran manajemen PT Laras Internusa, di antaranya Manajer Humas Yudi Rusdianto, Manajer HRD Yusri Akhmad, serta Staf Humas Loly.

Dalam sambutannya, Drs. Joni Hendri, M.Si menyampaikan apresiasi atas komitmen perusahaan yang dinilai telah menunjukkan tanggung jawab sosial secara konkret.

“Kolaborasi ini adalah kunci. Bantuan yang disalurkan melalui Bappeda bukan sekadar bantuan sosial biasa, melainkan intervensi terukur untuk menuntaskan dua isu nasional sekaligus, yaitu kemiskinan ekstrem dan stunting. 

Kehadiran manajemen PT LIN membuktikan bahwa perusahaan memiliki tanggung jawab moral terhadap masyarakat di sekitarnya,” ujarnya.

Fokus Masyarakat Ring 1 Perusahaan
Program TJSLP PT LIN tahun ini difokuskan bagi masyarakat yang berada di wilayah Ring 1 perusahaan, yakni warga yang terdampak langsung oleh aktivitas operasional perusahaan.

Kebijakan ini diambil agar manfaat investasi benar-benar dirasakan oleh masyarakat terdekat.

Berdasarkan Keputusan Bupati Pasaman Barat Nomor: 100.3.3.2/556/BUP-PASBAR/2025, total bantuan yang dialokasikan perusahaan mencapai Rp33.400.000. di kecamatan Kinali dan area lainnya dipasaman Barat.

Bantuan tersebut diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas hunian, akses sanitasi dan air bersih, serta intervensi kesehatan guna mencegah dan menurunkan risiko stunting di keluarga penerima manfaat.

PT Laras Internusa Dukung Penuntasan Kemiskinan dan Stunting di Pasaman Barat


Pengawasan dan Keberlanjutan Program
Manajer Humas PT LIN, Yudi Rusdianto, menegaskan bahwa perusahaan tidak hanya memberikan bantuan dalam bentuk dana, tetapi juga memastikan keberlanjutan program melalui pengawasan bersama Tim Pemantau yang dibentuk Pemerintah Daerah.

Tim tersebut terdiri dari unsur Bappelitbangda, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, serta dinas teknis terkait. Monitoring dilakukan secara berkala, mulai dari tahap penetapan penerima manfaat, pelaksanaan program, hingga evaluasi akhir.

“Kami ingin memastikan bantuan ini benar-benar tuntas. Bukan hanya menyerahkan dana, tetapi memastikan rumahnya terbangun, air bersih tersedia, dan kondisi kesehatannya membaik.

Ini adalah komitmen kami untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat Pasaman Barat,” tegasnya.

Seluruh pembiayaan program ini sepenuhnya bersumber dari anggaran perusahaan Tahun 2025 sebagai bagian dari kewajiban sosial dan lingkungan yang diamanatkan oleh peraturan perundang-undangan.

Harapan Menuju Zero Stunting
Langkah konkret PT Laras Internusa ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan-perusahaan lain di Pasaman Barat untuk turut berkontribusi aktif dalam agenda pembangunan daerah.

Dengan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah dan dunia usaha, target “Zero Stunting” serta penghapusan kemiskinan ekstrem di Bumi Mekar Tuah Basamo diyakini dapat tercapai secara bertahap dan berkelanjutan.

(Redaksi PasamanPost.com)
×
Berita Terbaru Update