-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kekompakan Tokoh Masyarakat Aia Gadang Raya, Pucuk Adat dan Tokoh Ninik Mamak Perkuat Persatuan Nagari

Selasa, 25 Agustus 2026 | Agustus 25, 2026 WIB Last Updated 2026-08-25T07:38:21Z

Dok. Istimewa 
Kebersamaan tokoh adat masyarakat aia gadang.

PASAMAN POST,PASAMAN BARAT -Kekompakan sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat Aia Gadang Raya menjadi gambaran kuatnya semangat kebersamaan dalam menjaga persatuan, adat dan nilai-nilai budaya di tengah masyarakat.


Kebersamaan tersebut terlihat dalam sebuah momen silaturahmi yang mempertemukan sejumlah tokoh masyarakat Aia Gadang Raya. Mereka tampil bersama dalam suasana penuh keakraban, mengenakan pakaian adat dan busana bernuansa tradisional Minangkabau.


Di antara tokoh yang hadir adalah Roni Zapera Sutan Laut Api, selaku Pucuk Adat/Ketua KAN Aia Gadang Raya, bersama Marwan Hakim Dt. Magek Putiah dan Taslim Dt. Sutan Kebasaran.


Kehadiran para tokoh adat tersebut memperlihatkan pentingnya peran pemangku adat dan tokoh masyarakat dalam merawat hubungan silaturahmi serta membangun komunikasi yang baik di tengah masyarakat.


Dalam kehidupan masyarakat Minangkabau, adat memiliki posisi penting dalam menjaga tata kehidupan sosial dan hubungan kemasyarakatan. Prinsip adat yang berpijak pada nilai kebersamaan dan musyawarah menjadi salah satu fondasi dalam menjaga keharmonisan masyarakat.


Kekompakan Menjadi Modal Sosial Nagari

Kekompakan tokoh masyarakat bukan sekadar sebuah pertemuan atau dokumentasi bersama. Lebih jauh, kebersamaan tersebut menjadi simbol bahwa pembangunan nagari membutuhkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat.


Pucuk adat, ninik mamak, tokoh masyarakat, generasi muda serta seluruh unsur masyarakat memiliki peran masing-masing dalam menjaga marwah nagari. Komunikasi dan kebersamaan antartokoh juga menjadi modal penting untuk menyikapi berbagai persoalan masyarakat secara arif dan mengedepankan musyawarah.


Roni Zapera Sutan Laut Api sebagai Pucuk Adat/Ketua KAN Aia Gadang Raya bersama para tokoh adat lainnya diharapkan terus menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan antara unsur adat dan masyarakat.


Sementara itu, Marwan Hakim Dt. Magek Putiah dan Taslim Dt. Sutan Kebasaran juga merupakan bagian dari tokoh adat yang hadir dalam suasana kebersamaan tersebut.


Menjaga Adat, Memperkuat Persatuan

Kebersamaan para tokoh Aia Gadang Raya sekaligus menjadi pesan bahwa menjaga adat dan budaya tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Diperlukan kekompakan, komunikasi dan rasa saling menghargai di antara seluruh unsur masyarakat.


Semangat tersebut sejalan dengan filosofi kehidupan masyarakat Minangkabau yang menempatkan adat dan nilai agama sebagai bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat.


Di tengah perubahan zaman, kekompakan tokoh masyarakat menjadi semakin penting agar nilai-nilai adat tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.


Dengan kebersamaan yang terus terjaga, Aia Gadang Raya diharapkan mampu memperkuat persatuan masyarakat, mempertahankan nilai-nilai adat dan budaya, sekaligus mendorong kemajuan nagari.


Kekompakan hari ini adalah modal untuk membangun Aia Gadang Raya yang lebih kuat, bersatu dan bermartabat.

Aia Gadang Bersatu, Pasaman Barat Maju.

×
Berita Terbaru Update