Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

DPD LPPKI Pasaman Barat Serukan Waspada Atas Maraknya Kasus Penculikan Anak dan Kekerasan Terhadap Perempuan

Rabu, 12 November 2025 | November 12, 2025 WIB Last Updated 2025-11-12T11:01:33Z
Dok. Pasaman post 
Media cetak dan digital 

DPD LPPKI Pasaman Barat Serukan Waspada Atas Maraknya Kasus Penculikan Anak dan Kekerasan Terhadap Perempuan







Pasaman Barat —  Pasaman post.com |
Dalam beberapa waktu terakhir, meningkatnya laporan mengenai penculikan anak dan pembunuhan perempuan menjadi pintu masuk bagi keprihatinan yang mendalam dari masyarakat.(12/11/2025)

Menanggapi kondisi ini, DPD LPPKI Pasaman Barat lewat ketuanya, Andri Muzaki, mengeluarkan himbauan resmi agar masyarakat dan pemerintah daerah bersinergi dalam upaya perlindungan dan penegakan hukum.

Latar Belakang
Berdasarkan data, kasus penculikan anak di Indonesia terus mengalami peningkatan. Laporan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menunjukkan bahwa anak-anak menjadi korban yang rentan, sementara modus kejahatannya semakin kompleks.

Di samping itu, kekerasan terhadap perempuan — termasuk yang berujung fatal seperti pembunuhan — juga menggambarkan rapuhnya sistem perlindungan di tingkat akar rumput.

Pernyataan DPD LPPKI Pasbar
Dalam rilis yang dikeluarkan, Ketua Andri Muzaki menekankan bahwa DPD LPPKI Pasbar berposisi sebagai “rumah aspirasi masyarakat dan mitra pemerintah daerah”. 

Ia mengajak semua pihak bersikap proaktif
“Mari kita tidak hanya menjadi saksi atas kondisi ini. Jika anak-anak dan perempuan kita tidak merasa aman— maka kita semua harus bertindak,” ujar Muzaki.

DPD LPPKI Pasbar mengingatkan bahwa masyarakat yang memiliki informasi atau mencurigai adanya tindak penculikan maupun kekerasan terhadap perempuan dapat melapor melalui satu pintu pelayanan lembaga ini.

Lembaga juga menyatakan bahwa akan ikut dalam pendampingan hukum serta membantu koordinasi dengan aparat penegak hukum (APH) jika diperlukan.

Ketua divisi pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, yelvi nofitri SPD memberikan imbauan Utama,
Untuk memperkuat perlindungan, DPD LPPKI Pasbar menyampaikan beberapa imbauan penting:

1. Orang tua, guru, dan komunitas lokal dipanggil untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak—termasuk aktivitas di media sosial, pergaulan malam, serta akses ke area publik.

2. Pemerintah daerah dan aparat kepolisian diharapkan memperkuat koordinasi, mempercepat investigasi, dan melakukan tindakan tegas terhadap pelaku penculikan dan kekerasan.  

3. Masyarakat umum diminta waspada dan aktif melapor: selain nomor resmi lembaga, juga tersedia layanan hotline perlindungan anak dan perempuan nasional. 

Tindakan yang Dilakukan oleh DPD LPPKI Pasbar : 

Membuka layanan pengaduan terbuka bagi masyarakat korban atau saksi.

Melakukan edukasi dan sosialisasi di sekolah, nagari, dan komunitas untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya penculikan dan kekerasan terhadap perempuan.  

Bekerjasama dengan instansi pemerintahan dan APH untuk memastikan laporan diproses secara transparan dan profesional.  

Mencatat dan mempublikasikan pola-pola modus penculikan dan kekerasan di wilayah Sumatera Barat, sebagai bahan advokasi kebijakan.

Harapan ke Depan
Andri Muzaki mengutarakan harapan bahwa upaya ini bukan sekadar reaksi atas kejadian, tetapi langkah strategis untuk membangun lingkungan aman dan bermartabat di Kabupaten Pasaman Barat.

Ia menekankan bahwa perlindungan anak dan perempuan adalah fondasi bagi pembangunan masyarakat yang sehat dan maju.

“Anak-anak dan perempuan adalah aset bangsa. Jika mereka tidak aman, maka kita semua mengalami kerugian moral dan sosial,” tegasnya.


Kontak Pelapor & Konsultasi:
DPD LPPKI Pasaman Barat  
Divisi pengawasan perlindungn dan pemberdayaan perempuan dan anak.
Jl. Tuangku Imam Bonjol, Bancah Tarok, Nagari Lingkuang Aua  
Telp/WA: 0813‑7299‑4141  

×
Berita Terbaru Update