![]() |
| Dok. Pasaman post Media cetak dan digital Tragedi Longsor di Jorong Harapan Tinggam, Sinuruik – 5 Warga Meninggal, 3 Masih Hilang, Warga Butuh Hunian Sementara |
Pasaman Barat – Pasaman post.com|
Bencana longsor kembali mengguncang Kabupaten Pasaman Barat. Kali ini terjadi di Jorong Harapan Tinggam, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau. Peristiwa memilukan ini menyebabkan tiga rumah warga hilang total, lima orang dinyatakan meninggal dunia, dan tiga lainnya masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.(28/12/2025)
Longsor terjadi usai hujan deras mengguyur daerah perbukitan selama beberapa hari terakhir, yang membuat struktur tanah labil. Material longsoran berupa tanah, batu, dan kayu besar menimbun rumah-rumah warga pada malam hari, saat sebagian besar penghuni sedang beristirahat.
Tim SAR, BPBD, TNI, dan Polri, bersama relawan dan masyarakat setempat, saat ini masih terus melakukan proses pencarian terhadap korban yang tertimbun, meski terkendala oleh cuaca buruk dan medan yang berat.
“Kami kehilangan keluarga dan rumah dalam sekejap. Sekarang kami hanya berharap bisa menemukan anggota keluarga kami yang belum ditemukan,” ujar salah seorang warga yang selamat, dengan mata berkaca-kaca.
Selain duka mendalam, warga terdampak kini menghadapi kondisi darurat. Saat ini mereka sangat membutuhkan:
- Hunian sementara (huntara) yang layak
- Bantuan logistik: makanan, pakaian, air bersih
- Layanan medis dan trauma healing
- Alat berat untuk pencarian dan evakuasi
Sebagian besar korban kini mengungsi di lokasi darurat seperti mushalla dan rumah kerabat, namun fasilitas tersebut tidak memadai untuk jangka panjang. Pemerintah daerah diharapkan segera menetapkan status darurat bencana dan menyalurkan bantuan secepat mungkin.
DPD LPPKI Pasaman Barat, tokoh masyarakat, serta organisasi kemanusiaan lainnya menyerukan kepada semua pihak — pemerintah, swasta, dan masyarakat luas — untuk bersatu membantu korban longsor di Jorong Harapan Tinggam.
“Kita kehilangan nyawa dan harta, tapi kita tidak boleh kehilangan semangat kemanusiaan. Ini saatnya bersatu demi saudara-saudara kita,” ujar salah satu relawan.
Redaksi Pasaman post.

